Home

Monday, August 1, 2011

Sambutan Perwakilan Wisudawan

Sambutan Perwakilan Wisudawan
Pada Acara Wisuda
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Periode Juli T.A 2010/2011

Sabtu, 30 Juli 2011
(Arif Fathurahman)
Assalamu’alaikum Wr. Wr.

Yang terhormat;
Rektor U.I.N Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof.Dr.H.Musa Asy’arie
Para Anggota Senat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Para Pembantu Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Para Dekan dan Pembantu Dekan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Para Ketua dan Sekretaris Jurusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Bapak/Ibu Wali Mahasiswa dan para undangan
Dan wisudawan/wisudawati UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berbahagia.
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga pada hari ini, Sabtu, 30 Juli 2011 kita dapat berkumpul disini dalam acara wisuda UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta periode III T.A 2010/2011 dalam keadaan sehat wal afiat tanpa halangan suatu apapun.
Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW, yang telah memberi tauladan kepada kita bagaimana menjadi sebaik-baik manusia, (khoirunnas anfa’uhum linnas) yaitu manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
Hadirin yang kami hormati
Pada hari yang sangat berbahagia ini, izinkanlah saya berdiri disini mewakili seluruh wisudawan/wisudawati UIN Sunan Kalijaga untuk menyampaikan beberapa hal.
Pertama, Kami ada disini dengan menyandang baju kehormatan dan tersemat didada kami gelar sarjana, tidak lepas dari kerja keras dan kerjasama seluruh civitas akademika UIN Sunan Kalijaga. Maka saya mewakili seluruh wisudawan/wisudawati UIN Sunan Kalijaga mengucapakan terimakasih kepada seluruh civitas akademika UIN Sunan Kalijaga. Mulai dari Bapak Rektor, para Pembantu Rektor, para Dekan dan Pembantu Dekan, Kajur , Sekjur, Staf TU, dan tak lupa Bapak/Ibu Dosen yang telah menggembleng kami dalam kawah candradimuka UIN Sunan Kalijaga. Sehingga kini kami mempunyai bekal ilmu yang akan menuntun kami untuk menyongsong hari esok yang lebih baik.


Terimakasih UIN Sunan Kalijaga, Selama proses menuntut ilmu, kami dibimbing dan diarahkan untuk mengintegrasi-interkoneksikan antara ilmu agama, sosial, dan science. Kami dibimbing tidak hanya mengkaji kitab-kitab kuning warisan ulama dan ilmuan terdahulu, tetapi kami juga mengkaji kitab-kitab putih karangan ulama kontemporer bahkan tidak ketinggalan kami pun mengkaji “kitab-kitab biru”, kitab dunia teknologi informasi dan internet. Sehingga kami yang diwisuda ini adalah kader ulama, dai, guru, ilmuan, yang mampu memahami relitas kemasyarakatan yang sesuai dengan konteks zaman modern ini.

Terimakasih UIN Sunan Kalijaga, Karena disini kami tidak hanya duduk santai belajar didalam kelas, tetapi UIN Sunan Kalijaga men-support kami untuk menggali potensi kami di luar kelas, baik dengan mengikuti kegiatan-kegiatan UKM, organisasi intra, maupun ekstra. UIN Sunan Kalijaga telah memberikan kebebasan kepada kami untuk berekspresi menjadi diri kami sendiri.
Terimakasih UIN Sunan Kalijaga. Disini kami telah dididik menjadi seorang “Kalijaga”, bukan dalam artian “penjaga kali”. Tetapi penjaga kali yang menjaga aliran sungai kehidupan agar tetap mengalir dari hulu ke hilir, dari dataran tinggi ke kedataran yang rendah. Disini kami di bimbing menjadi kalijaga yang menjaga aliran pengetahuan (knowledge), kesejahteraan (welfare), moral, agar tetap mengalir di nadi generasi masa depan bangsa ini.
UIN Sunan Kalijaga telah begitu banyak memberi ilmu, sahabat, keluarga kepada kami, tetapi tak ada yang dapat kami berikan selain menjaga kebesaran nama baikmu dan mengaplikasikan ilmu yang kau ajarkan untuk kemajuan bangsa dan agama. Untukmu Sunan Kalijagaku, Untukmu kemajuan bangsaku.
Kedua, Dan seperti pepatah, tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna. Kekhilafan dan kesalahan kami saat menuntut ilmu disini, baik tutur kata maupun tingkah laku yang tidak berkenan dihati semua civitas akademika UIN Sunan Kalijaga, khususnya bapak/ibu dosen, saya mewakili seluruh wisudawan/wisudawati memohon maaf atas kesalahan kami. Kenakalan kami semoga dimaklumi sebagai kenakalan seorang anak yang sedang menuntut ilmu. Sekali lagi kami mohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya.
Ketiga, saran. Untuk almamaterku, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan civitas akademikanya khususnya pemegang kebijaksanaan. UIN Sunan Kalijaga mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu kampus rakyat, kampus yang mampu menampung kehausan ilmu masyarakat Indonesia yang sampai saat ini sebagian besar adalah golongan menengah kebawah. Oleh karena itu semoga bapak rektor dan jajarannya dapat mempertahankan khittoh UIN Sunan Kalijaga menjadi pioner kampus rakyat. Tidak terbawa arus neoliberalisme yang memeras keringat rakyatnya hanya sekedar untuk membuka mata pengetahuan mereka.
Dan saran kedua, sudah terlaksana UIN Sunan Kalijaga bekerjasama dengan Universitas-universitas Internasional, sudah terdengar isu UIN akan membangun Fakultas Kedokteran. Tetapi ada satu hal yang lebih urgen yang perlu didahulukan. Sesuai dengan visi UIN Sunan Kalijaga, yaitu “Unggul dan terkemuka dalam pemaduan dan pengembangan studi keislaman dan keilmuan bagi peradaban”. Hal ini bukan hal yang mudah, karena memadukan keislaman dan keilmuan. Oleh karena itu perlu adanya suatu pembelajaran yang intensif, tidak cukup perkuliahan yang hanya 24 SKS perminggunya. Sehingga UIN perlu membangun kembali asrama mahasiswa, sebagai kawah candradimuka yang masif untuk menggembleng mahasiswa, khususnya mahasiswa baru sebagai penanaman dasar ilmu-ilmu dasar dan moral.
Keempat, Harapan. Setelah kami disematkan didada kami gelar sarjana, gelar lain pun secara otomatis tersematkan juga yaitu sebagai alumni (kecuali yang melanjutkan di UIN). Teringat kata seorang filosuf, “orang besar adalah orang yang membesarkan ikatan persaudaraan”. Inilah kata yang harus kita tanamkan dihati kita yang paling dalam. Untuk menjadi pohon yang besar dan berbuah, kita harus selalu ingat pada akar kita. Oleh karena itu harapan kami semoga ke-alumni-an UIN Sunan Kalijaga semoga semakin kuat dan kokoh. Semoga kesuksesan bersama menjadi prinsip utama kealumnian UIN Sunan Kalijaga untuk memajukan bangsa ini. Dari UIN Sunan Kalijaga untuk Indonesia.
Dan kita tahu, bahwa UIN Sunan Kalijaga sudah banyak menelorkan alumni-alumni yang berperan aktif dalam memajukan banga ini, mereka telah menjadi pioner-pioner kemajuan baik ditingkatan lokal, nasional, maupun internasional. Oleh karena itu kami mohon doanya semoga kami bisa meneruskan dan semoga lebih baik.

Dan tak lupa untuk bapak ibuku, dan segenap wali mahasiswa, entah kata apa yang harus kami ucap untuk membalas atau menggambarkan segala apa yang bapak/ibu berikan kepada kami. kasih sayang mu tak akan pernah kami lupakan sepanjang hidup kami. tetasan keringatmu tak dapat kami balas dengan air walaupun sesamudra. Terimakasih Bapak/Ibu. Karena doamulah kami disini memakai toga dan gelar sarjana ini. Semua ini kami persembahkan untukmu.
Dan untuk sahabat-sahabat wisudawan/wisudawati, “ don’t think to be the best, but think to do the best. Wherever you live, you’ll get success in the world”
Demikian dari saya mewakili seluruh wisudawan/wisudawati UIN Sunan Kalijaga, apabila ada kesalahan dalam tutur kata, kami mohon maaf.
Wassalamu’alaikum wr.wb

No comments: